Langsung ke konten utama

Postingan

Mengapa Makanan Khas Daerah perlu di Modifikasi ?

Source. Kausalina Mengapa harus mempelajari makanan nabati dan hewani modifikasi khas daerah ? 1. Modifikasi makanan khas daerah memiliki tujuan menambah daya tarik makanan bagi konsumen. (Bahannya mudah didapat) 2. Rancangan modifikasi dapat berupa rasa, bentuk dan sistem pengolahannya. 3. Bahan baku pangan yang dapat dimodifikasi adalah bahan nabati dan hewani. 4. Tujuan pengkayaan kuliner nusantara. 5. Menarik wisatawan nasional maupun internasional  Pengolahan Makanan modifikasi  adalah makanan yang telah diubah atau dimodifikasi dari bentuk aslinya. Makanan ini biasanya dimodifikasi dengan tujuan meningkatkan kualitas, rasa, kandungan gizi, atau merubah tampilannya. Konsumen saat ini memang lebih tertarik untuk mencari makanan modifikasi jenis tersebut. Hal ini karena mereka ingin mencoba pengalaman rasa yang baru dan berbeda dari makanan yang biasa mereka konsumsi. Salah satu jenis makanan modifikasi yang populer adalah makanan organik. Makanan organik adalah makanan yan...

Mengenal Seni Shibori untuk membuat Kerajinan Jumputan Motif Kain Bangun Datar

 Sejarah Kain Jumputan Kain jumputan dikenal juga dengan sebutan kain pelangi. Pada zaman Sriwijaya, Sumatera dan Jawa dikenal dengan adanya kain patola sutera, sehingga dapat disimpulkan bahwa munculnya seni jumputan diperkirakan dengan masuknya kain sutera dan benang yang didatangkan dari Cina abad ke-7 sampai ke-8. Terdapat bukti sejarah tentang ditemukannya teknik batik jumputan di Indonesia yakni pada Prasasti Sima pada abad ke-10. Di Jawa, daerah yang mengembangkan Batik Jumputan ini adalah Solo, Yogyakarta, dan pekalongan. Dulu, batik ini diwarnai dengan pewarna alami, teman-teman. Batik Jumputan(Ikat celup ) atau dalam bahasa inggris dikenal tie- dye dan dalam bahasa jepang dikenal shibori. Shibori adalah teknik menghias kain atau bahan tekstil yang dilakukan dengan cara mencelup kain yang sudah diikat, dijahit, atau dilipat sesuai pola tertentu. Sedangkan jumputan adalah teknik batik yang menggunakan bahan perintang berupa batu, biji atau kelereng pada bidang kain lalu ika...

Penggunaan Penutup Kepala Basah selama berjam-jam

  Jilbab basah selama berjam-jam dapat menimbulkan berbagai macam efek berbahaya bagi kesehatan, seperti kejang-kejang, kelelahan, alergi, infeksi kulit, dan lain-lain. Kejang-kejang adalah hasil dari kulit lembap yang menetap untuk waktu yang lama dan dapat meningkatkan risiko kejang.  Pengaruh lainnya termasuk peningkatan kelelahan, iritasi kulit, dan infeksi kulit. Untuk mencegah kejang-kejang dan akibat lain yang berbahaya, pastikan Anda mengganti jilbab Anda saat Anda sedang kehujanan.

Psikologi Siswa/Mahasiswa Sekolah Cuma Cari Pacar

&nbsp ; Psikologi siswa/mahasiswa sekolah/kuliah cuma cari pacar Psikologi siswa/mahasiswa yang hanya mencari pacar bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang mungkin berbeda-beda pada setiap individu. Beberapa kemungkinan faktor tersebut antara lain: Tekanan sosial: Siswa/mahasiswa mungkin merasa tertekan oleh lingkungan sekitarnya yang menganggap memiliki pasangan sebagai suatu hal yang penting atau sebagai suatu prestasi sosial. Hal ini bisa membuat seseorang merasa harus memiliki pasangan agar bisa diterima atau dianggap sukses. Rasa kesepian: Siswa/mahasiswa mungkin merasa kesepian atau merasa tidak termasuk dalam kelompok sosial tertentu. Kehadiran pasangan dapat memberikan rasa nyaman dan membantu mengurangi rasa kesepian tersebut. Kebutuhan untuk dicintai: Kebutuhan untuk dicintai dan diterima oleh orang lain adalah kebutuhan dasar yang dimiliki oleh semua orang. Siswa/mahasiswa mungkin merasa bahwa memiliki pasangan adalah cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan ini. N...

Ikatan Terkuatku Eps. 2

  TEMA : URBAN HYPE JUDUL : IKATAN TERKUATKU Eps. 2 (THE STRONGEST BONDS Eps. 2)            Luna memang cantik, semangat dan energik apalagi dia anak tunggal, diasuh dan dirawat oleh Bapak Guru Olah Raga bernama Pak Tadi dan Ibu Perawat di Rumah Sakit Swasta yang sangat ternama dan diakui oleh Pemerintah.  Yah, membayangkan kehidupan Luna seperti kehidupan orang orang yang tinggal jaman dulu, maklum distrik tempatku tinggal adalah sekumpulan orang-orang priyayi yang menjunjung tinggi etika dan kehormatan keluarga.             Persiapan kenaikan kelas 3 SMU ini benar-benar menyita seluruh waktuku. Pagi hari pukul 7 tepat, pelajaran di sekolah sudah dimulai. Semua teman-temanku sibuk dengan percakapan hendak kemana kita setelah lulus SMU ini.             “Lun, kalau masih batuk-batuk, biar aku saja yang ke rumahmu!” Senyumnya menge...

Keyakinan Itu Berjenjang

Oleh: Ade Asep Syarifuddin SEORANG sarjana lulusan sebuah perguruan tinggi swasta mengikuti sebuah training. Entah apa yang diberikan di dalam training tersebut sampai-sampai ketika selesai dia memiliki keyakinan yang sangat tinggi. Dia bilang, sekarang dirinya bisa melakukan apapun yang dia mau. Terlihat tatapan matanya antusias, penuh semangat dan sangat enerjik. Sebulan kemudian saya bertemu lagi dengan sarjana tadi. Penampilannya jauh berbeda dengan satu bulan yang lalu. Dulu dia sangat semangat, percaya diri dan memiliki keyakinan yang kuat. Tetapi sekarang malah terlihat mengenaskan. Saya coba tanya dia dengan bahasa sederhana, “Apa yang telah terjadi?” Dengan pelan dia mengatakan, semua keyakinannya tidak terwujud karena dia memasang targat terlalu tinggi daripada kemampuan yang dimilikinya. Ya betul sekali…. keyakinan itu tidak bisa datang dalam waktu sekejap. Butuh waktu dan proses yang cukup lama. Jika keyakinan itu datang dengan cepat, maka hilangnya juga da...

Ikatan Terkuatku Eps.01

“Kamu kenapa, Lun?” tanyaku penuh penasaran. Luna tak menjawabku. Ia hanya lemparkan senyum padaku. Argh! Sial! Ada apa dengannya? Kemarin ia masih begitu semangat dan energik. Bahkan selalu menceramahiku bila aku tak mengerjakan pr atau terlalu mengganggunya. Memang baru dua bulan saja aku mengenal Luna. Aku memang tidak tahu bagaimana sosok Luna secara penuh, Namun aku mengetahui sosoknya selama ia berada di kelas ini. Ia baik, perhatian, semangat, dan suka makan. Melihatnya dalam kondisi seperti ini membuatku frustasi. Ya, 100% Frustasi. Aku coba tuk menggoda dan memancingnya, namun ia hanya tersenyum lagi. Bah!. Hatiku tak bisa tenang. Kalau begini terus aku harus gimana!? “Toet Teot…” Bunyi bel pertanda masuk pelajaranpun berdering. Dengan tangan hampa, aku duduk di kursiku dan menenangkan fikiranku. Guru les pertama masuk dan kegiatan belajarpun di mulai. “Oi, Luna!” Seruku dengan keras di depan meja ia duduk. Lagi, ia membalas hanya dengan senyum hampa. “Ada masalah kah,...