Langsung ke konten utama

Postingan

Penggunaan Penutup Kepala Basah selama berjam-jam

  Jilbab basah selama berjam-jam dapat menimbulkan berbagai macam efek berbahaya bagi kesehatan, seperti kejang-kejang, kelelahan, alergi, infeksi kulit, dan lain-lain. Kejang-kejang adalah hasil dari kulit lembap yang menetap untuk waktu yang lama dan dapat meningkatkan risiko kejang.  Pengaruh lainnya termasuk peningkatan kelelahan, iritasi kulit, dan infeksi kulit. Untuk mencegah kejang-kejang dan akibat lain yang berbahaya, pastikan Anda mengganti jilbab Anda saat Anda sedang kehujanan.

Psikologi Siswa/Mahasiswa Sekolah Cuma Cari Pacar

&nbsp ; Psikologi siswa/mahasiswa sekolah/kuliah cuma cari pacar Psikologi siswa/mahasiswa yang hanya mencari pacar bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang mungkin berbeda-beda pada setiap individu. Beberapa kemungkinan faktor tersebut antara lain: Tekanan sosial: Siswa/mahasiswa mungkin merasa tertekan oleh lingkungan sekitarnya yang menganggap memiliki pasangan sebagai suatu hal yang penting atau sebagai suatu prestasi sosial. Hal ini bisa membuat seseorang merasa harus memiliki pasangan agar bisa diterima atau dianggap sukses. Rasa kesepian: Siswa/mahasiswa mungkin merasa kesepian atau merasa tidak termasuk dalam kelompok sosial tertentu. Kehadiran pasangan dapat memberikan rasa nyaman dan membantu mengurangi rasa kesepian tersebut. Kebutuhan untuk dicintai: Kebutuhan untuk dicintai dan diterima oleh orang lain adalah kebutuhan dasar yang dimiliki oleh semua orang. Siswa/mahasiswa mungkin merasa bahwa memiliki pasangan adalah cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan ini. N...

Ikatan Terkuatku Eps. 2

  TEMA : URBAN HYPE JUDUL : IKATAN TERKUATKU Eps. 2 (THE STRONGEST BONDS Eps. 2)            Luna memang cantik, semangat dan energik apalagi dia anak tunggal, diasuh dan dirawat oleh Bapak Guru Olah Raga bernama Pak Tadi dan Ibu Perawat di Rumah Sakit Swasta yang sangat ternama dan diakui oleh Pemerintah.  Yah, membayangkan kehidupan Luna seperti kehidupan orang orang yang tinggal jaman dulu, maklum distrik tempatku tinggal adalah sekumpulan orang-orang priyayi yang menjunjung tinggi etika dan kehormatan keluarga.             Persiapan kenaikan kelas 3 SMU ini benar-benar menyita seluruh waktuku. Pagi hari pukul 7 tepat, pelajaran di sekolah sudah dimulai. Semua teman-temanku sibuk dengan percakapan hendak kemana kita setelah lulus SMU ini.             “Lun, kalau masih batuk-batuk, biar aku saja yang ke rumahmu!” Senyumnya menge...

Keyakinan Itu Berjenjang

Oleh: Ade Asep Syarifuddin SEORANG sarjana lulusan sebuah perguruan tinggi swasta mengikuti sebuah training. Entah apa yang diberikan di dalam training tersebut sampai-sampai ketika selesai dia memiliki keyakinan yang sangat tinggi. Dia bilang, sekarang dirinya bisa melakukan apapun yang dia mau. Terlihat tatapan matanya antusias, penuh semangat dan sangat enerjik. Sebulan kemudian saya bertemu lagi dengan sarjana tadi. Penampilannya jauh berbeda dengan satu bulan yang lalu. Dulu dia sangat semangat, percaya diri dan memiliki keyakinan yang kuat. Tetapi sekarang malah terlihat mengenaskan. Saya coba tanya dia dengan bahasa sederhana, “Apa yang telah terjadi?” Dengan pelan dia mengatakan, semua keyakinannya tidak terwujud karena dia memasang targat terlalu tinggi daripada kemampuan yang dimilikinya. Ya betul sekali…. keyakinan itu tidak bisa datang dalam waktu sekejap. Butuh waktu dan proses yang cukup lama. Jika keyakinan itu datang dengan cepat, maka hilangnya juga da...

Ikatan Terkuatku Eps.01

“Kamu kenapa, Lun?” tanyaku penuh penasaran. Luna tak menjawabku. Ia hanya lemparkan senyum padaku. Argh! Sial! Ada apa dengannya? Kemarin ia masih begitu semangat dan energik. Bahkan selalu menceramahiku bila aku tak mengerjakan pr atau terlalu mengganggunya. Memang baru dua bulan saja aku mengenal Luna. Aku memang tidak tahu bagaimana sosok Luna secara penuh, Namun aku mengetahui sosoknya selama ia berada di kelas ini. Ia baik, perhatian, semangat, dan suka makan. Melihatnya dalam kondisi seperti ini membuatku frustasi. Ya, 100% Frustasi. Aku coba tuk menggoda dan memancingnya, namun ia hanya tersenyum lagi. Bah!. Hatiku tak bisa tenang. Kalau begini terus aku harus gimana!? “Toet Teot…” Bunyi bel pertanda masuk pelajaranpun berdering. Dengan tangan hampa, aku duduk di kursiku dan menenangkan fikiranku. Guru les pertama masuk dan kegiatan belajarpun di mulai. “Oi, Luna!” Seruku dengan keras di depan meja ia duduk. Lagi, ia membalas hanya dengan senyum hampa. “Ada masalah kah,...

Padamu Wanita Indonesia

Hari ini aku dan kawanku Fadyta berkunjung ke salah satu desa di Kabupatenku, Kabupaten Banjarawi. Disana kami telah merencanakan apa yang akan kami lakukan sesuai perintah Pak Fajar Arif, wali kelasku. Pak Fajar memerintahkan aku dan teman-teman sekelasku untuk berkunjung ke Desa Kartini di Kabupaten Banjarawi. Disana, kami ditugaskan untuk mewawancarai seseorang yang kami anggap sebagai wanita yang istimewa di desa itu. Maklum, kata Pak Fajar disana banyak wanita yang istimewa yang tegar dan sangat bijaksana. Oh iya, perkenalkan, namaku Akyas Az-Zahra, panggil saja aku Zahra atau Kyas. Setelah bertanya kepada beberapa orang di desa itu, aku dan Dyta akhirnya menemukan seorang wanita yang menurut warga desa beliau sangat ramah dan bijaksana. Langsung saja aku dan Dyta menghampiri rumah yang sudah disebutkan ciri-cirinya oleh seorang warga. Tok… tok… tok… Suara ketukan pintu membuat wanita 43 tahun yang tengah membaca koran sontak meninggalkan bacaanya dan langsung me...

Wiro Sableng #7 : Tiga Setan Darah & Cambuk Api Angin

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito PEMUDA baju biru itu berdiri dengan gagahnya di puncak bukit. Angin dari timur bertiup melambai-lambaikan rambutnya yang gondrong menjela bahu. Sepasang matanya sejak tadi hampir tiada berkesip memandang lekat-lekat ke arah utara di mana berdiri dengan megahnya pintu gerbang Kotaraja. Sudah hampir setengah hari dia berada di puncak bukit itu. Sudah jemu dan letih matanya memandang terus-terusan ke arah pintu gerbang. Namun manusia-manusia yang ditunggunya belum juga kelihatan muncul. Sebetulnya dia bisa menuruni bukit itu dan langsung memasuki Kotaraja. Tapi dia ingat pesan gurunya, di Kotaraja penuh dengan hulubalang-hulubalang Baginda, bahkan tokoh-tokoh silat kelas satu pentolan-pentolan Istana, banyak orang sakti berilmu tinggi sehingga menyelesaikan perhitungan di dalam Kotaraja sama saja mencemplungkan diri ke dalam jebakan dimana dia tak mungkin lagi akan keluar. Kalaupun ada jalan ke luar maka itu ialah ...