Langsung ke konten utama

Perbedaan Entrepreneurship dan Intrapreneurship

                                                                Image.kausalina H-0



Intrapreneurship adalah pendekatan kerja yang memberi ruang bagi karyawan untuk berinovasi, mengambil inisiatif, dan menciptakan dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan

Seorang entrepreneurship atau pengusaha, membangun perusahaannya sendiri dari nol. Ini artinya, mereka menyusun konsep, mencari modal, dan membentuk tim sendiri.

Sementara intrapreneur hanyalah seorang karyawan yang memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi.

Tipe-Tipe Intrapreneurship


Melansir dari laman Stanford University, inilah adalah beberapa tipe intrapreneurship yang umumnya ditemukan dalam sebuah organisasi:

1. The Creators / Sang Pencipta


Tipe yang umum ada di setiap perusahaan. Biasanya, karakter ini memiliki jiwa yang sangat optimis dan positif untuk memajukan organisasi.

Dalam kegiatan kesehariannya, mereka juga lebih senang mencari solusi untuk sebuah masalah.

Seperti membangun sistem kerja yang efisien, meningkatkan produktivitas tim, atau saking semangatnya, mereka sering kali sudah siap menyusun rencana baru sebelum rencana pertama selesai dijalankan.

2. The Doers / Sang Pelaksana


Berbeda dengan creator yang sibuk melahirkan dan mencari ide, tipe ini adalah eksekutor yang memastikan ide, rencana, dan strategi benar-benar berjalan sampai tugas.

Bagi mereka, prioritas utama bukanlah mencari strategi baru, tetapi menyelesaikan setiap tugas dan memastikannya selesai tepat waktu dan sesuai target.

3. The Implementers / Sang Penggerak


Implementer adalah sosok yang memiliki pandangan luas yang sangat berorientasi pada hasil akhir.

Mereka tidak hanya memahami arah dan tujuan utama proyek, tetapi juga menjalankan tugas dengan konsisten meski di bawah tekanan besar atau tenggat waktu yang ketat.

Bagi mereka, hal yang terpenting adalah proses sampai akhirnya rencana tersebut benar-benar terwujud dan sukses di lapangan.



Don't put an egg in one basket💙


Komentar

Possitive_Negative

12 Hukum Universal, Ringkasan

                                                                   Picture. Ukuran Mutiara Laut by Kausalina                                    Budaya kuno selalu secara intuitif mengetahui tentang 12 hukum universal. Hukum-hukum tersebut dianggap sebagai hukum intrinsik dan tidak berubah di alam semesta kita yang sering dikaitkan dengan meditasi untuk kebebasan dan pencerahan. Hukum-hukum tersebut dapat dikaitkan dengan filsafat hermetis yang berasal dari tempat-tempat kuno seperti Mesir, Machu Pichu, dan bahkan budaya-budaya yang sekarang ditemukan yang sudah ada sebelum Banjir Besar. Daftar hukum kuno tersebut masih ada dan banyak orang di seluruh dunia masih menggunakannya hingga saat ini. Dipercaya, bahkan oleh ...

Mengenal Seni Shibori untuk membuat Kerajinan Jumputan Motif Kain Bangun Datar

 Sejarah Kain Jumputan Kain jumputan dikenal juga dengan sebutan kain pelangi. Pada zaman Sriwijaya, Sumatera dan Jawa dikenal dengan adanya kain patola sutera, sehingga dapat disimpulkan bahwa munculnya seni jumputan diperkirakan dengan masuknya kain sutera dan benang yang didatangkan dari Cina abad ke-7 sampai ke-8. Terdapat bukti sejarah tentang ditemukannya teknik batik jumputan di Indonesia yakni pada Prasasti Sima pada abad ke-10. Di Jawa, daerah yang mengembangkan Batik Jumputan ini adalah Solo, Yogyakarta, dan pekalongan. Dulu, batik ini diwarnai dengan pewarna alami, teman-teman. Batik Jumputan(Ikat celup ) atau dalam bahasa inggris dikenal tie- dye dan dalam bahasa jepang dikenal shibori. Shibori adalah teknik menghias kain atau bahan tekstil yang dilakukan dengan cara mencelup kain yang sudah diikat, dijahit, atau dilipat sesuai pola tertentu. Sedangkan jumputan adalah teknik batik yang menggunakan bahan perintang berupa batu, biji atau kelereng pada bidang kain lalu ika...

Keahlian Kompetitif yang membuat AI klepek klepek

                                                                                        ðŸ’™ðŸ’™ Kausalina   Tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun yang sangat sibuk dengan berbagai agenda besar di bidang olahraga, teknologi, dan kebijakan baru, terutama di Indonesia. Kericuhan luar negeri dengan berbagai politik dan permasalahannya, 'still fighting' dan 'struggle' 'always' techno and hobi menjadi pratinjau dunia anak muda untuk mengembangkan kepak sayapnya.   Kita semua pasti sudah bersahabat dengan AI atau kecerdasan buatan, dimana  memasuki tahun 2026, Kecerdasan Buatan (AI) tidak lagi sekadar alat eksperimental, melainkan telah menyatu dalam struktur kehidupan sehari-hari dan strategi bisnis global. Anak ...