Intrapreneurship adalah pendekatan kerja yang memberi ruang bagi karyawan untuk berinovasi, mengambil inisiatif, dan menciptakan dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan
Seorang entrepreneurship atau pengusaha, membangun perusahaannya sendiri dari nol. Ini artinya, mereka menyusun konsep, mencari modal, dan membentuk tim sendiri.
Sementara intrapreneur hanyalah seorang karyawan yang memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi.
Tipe-Tipe Intrapreneurship
Melansir dari laman Stanford University, inilah adalah beberapa tipe intrapreneurship yang umumnya ditemukan dalam sebuah organisasi:
1. The Creators / Sang Pencipta
Tipe yang umum ada di setiap perusahaan. Biasanya, karakter ini memiliki jiwa yang sangat optimis dan positif untuk memajukan organisasi.
Dalam kegiatan kesehariannya, mereka juga lebih senang mencari solusi untuk sebuah masalah.
Seperti membangun sistem kerja yang efisien, meningkatkan produktivitas tim, atau saking semangatnya, mereka sering kali sudah siap menyusun rencana baru sebelum rencana pertama selesai dijalankan.
2. The Doers / Sang Pelaksana
Berbeda dengan creator yang sibuk melahirkan dan mencari ide, tipe ini adalah eksekutor yang memastikan ide, rencana, dan strategi benar-benar berjalan sampai tugas.
Bagi mereka, prioritas utama bukanlah mencari strategi baru, tetapi menyelesaikan setiap tugas dan memastikannya selesai tepat waktu dan sesuai target.
3. The Implementers / Sang Penggerak
Implementer adalah sosok yang memiliki pandangan luas yang sangat berorientasi pada hasil akhir.
Mereka tidak hanya memahami arah dan tujuan utama proyek, tetapi juga menjalankan tugas dengan konsisten meski di bawah tekanan besar atau tenggat waktu yang ketat.
Bagi mereka, hal yang terpenting adalah proses sampai akhirnya rencana tersebut benar-benar terwujud dan sukses di lapangan.
Don't put an egg in one basket💙
☝

Komentar
Posting Komentar