Langsung ke konten utama

Aku Sebutir Pasir

Aku Sebutir Pasir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di tengah teriknya hawa siang. Di tengah luasnya gurun menghampar. Di tengah tingginya langit menjulang, sebutir pasir tengah berdiri. Sendirian. Mengapa? Tentu saja. Dia adalah sebutir. Hanya sebutir. Walaupun dia memang sedikit tak benar disebut sebutir, tapi apakah pantas disebut seorang pasir?

Pandangannya menegadah ke atas langit. Kakinya menapak di atas gurun. Tubuhnya berdiri di atas siang. Matanya tak sama sekali silau melihat matahari yang sedang terik-teriknya. Kakinya tak sama merasa panas dan sakit. Tubuhnya pun tak merasakan haus atau lapar. Dia kini hanya bisa memandang langit sambil menitikan satu tetes air mata.

Pasir namanya. Gadis yang tak pantas disebut kecil itu tengah berdiri di antara ribuan pasir yang terbaring luas. Entah mengapa orangtuanya menamai gadis itu Pasir. Entah ada maksud apa dalam penamaannya. Tapi sekarang dia malah berdiri seorang diri tanpa seorang pun menemani. Entah di mana orangtuanya yang telah memberi nama Pasir pada dia. Entah masih ada atau pun tidak. Tapi mengapa gadis itu sekarang begitu tampak kucel dan kotor. Dia hanya sebatang kara berdiri di
... baca selengkapnya di Aku Sebutir Pasir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Komentar

Possitive_Negative

12 Hukum Universal, Ringkasan

                                                                   Picture. Ukuran Mutiara Laut by Kausalina                                    Budaya kuno selalu secara intuitif mengetahui tentang 12 hukum universal. Hukum-hukum tersebut dianggap sebagai hukum intrinsik dan tidak berubah di alam semesta kita yang sering dikaitkan dengan meditasi untuk kebebasan dan pencerahan. Hukum-hukum tersebut dapat dikaitkan dengan filsafat hermetis yang berasal dari tempat-tempat kuno seperti Mesir, Machu Pichu, dan bahkan budaya-budaya yang sekarang ditemukan yang sudah ada sebelum Banjir Besar. Daftar hukum kuno tersebut masih ada dan banyak orang di seluruh dunia masih menggunakannya hingga saat ini. Dipercaya, bahkan oleh ...

Mengenal Seni Shibori untuk membuat Kerajinan Jumputan Motif Kain Bangun Datar

 Sejarah Kain Jumputan Kain jumputan dikenal juga dengan sebutan kain pelangi. Pada zaman Sriwijaya, Sumatera dan Jawa dikenal dengan adanya kain patola sutera, sehingga dapat disimpulkan bahwa munculnya seni jumputan diperkirakan dengan masuknya kain sutera dan benang yang didatangkan dari Cina abad ke-7 sampai ke-8. Terdapat bukti sejarah tentang ditemukannya teknik batik jumputan di Indonesia yakni pada Prasasti Sima pada abad ke-10. Di Jawa, daerah yang mengembangkan Batik Jumputan ini adalah Solo, Yogyakarta, dan pekalongan. Dulu, batik ini diwarnai dengan pewarna alami, teman-teman. Batik Jumputan(Ikat celup ) atau dalam bahasa inggris dikenal tie- dye dan dalam bahasa jepang dikenal shibori. Shibori adalah teknik menghias kain atau bahan tekstil yang dilakukan dengan cara mencelup kain yang sudah diikat, dijahit, atau dilipat sesuai pola tertentu. Sedangkan jumputan adalah teknik batik yang menggunakan bahan perintang berupa batu, biji atau kelereng pada bidang kain lalu ika...

Fenomena Proses Kewirausahaan di Indonesia

  Source. Kausalina, 2025           Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023 mencatat bahwa jumlah wirausahawan di Indonesia mencapai lebih dari 56 juta orang. Namun, jumlah tersebut hanya sebesar 3,47 persen dari total penduduk Indonesia.            Selain itu, jumlah wirausahawan muda berusia 20-29 tahun masih cukup rendah, yakni sebesar 6,1 juta orang, atau kurang dari 11 persen dari total wirausahawan di Indonesia.           Angka tersebut jauh di bawah jumlah wirausahawan berusia 50 tahun ke atas yang tercatat sejumlah 23,9 juta jiwa, atau 42,68 persen dari total wirausahawan di Indonesia.           Saat ini Indonesia memiliki populasi anak muda yang sangat besar. Jumlah Generasi Z dan milenial di Indonesia melebihi setengah dari jumlah populasi Indonesia, dengan Generasi Z mencapai 74,93 juta jiwa dan generasi milenial mencapai 69,38 juta jiwa. ( https://w...