Langsung ke konten utama

Wiro Sableng #181 : Selir Pamungkas

Wiro Sableng #181 : Selir Pamungkas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : MALAM JAHANAM DI MATARAM

TIBA-TIBA LANTAI MENGEPUL. MEMANDANG KE BAWAH WIRO MELIHAT LINGKARAN PUTIH DI SEKELILING KAKINYA BERUBAH MERAH LALU WUSSS! SATU LINGKARAN API MENJULANG KE ATAS SETINGGI KEPALA! WIRO SEKARANG BENAR-BENAR SADAR KALAU DIRINYA TELAH MASUK DALAM JEBAKAN KEN PARANTILI. NYALA KOBARAN API YANG HANYA SATU JENGKAL MENGITARI TUBUHNYA MEMBUAT WIRO, SEPERTI DIPANGGANG. "SELIR JAHANAM! JANGAN HARAP KAU BISA LOLOS DARI TANGANKU!" RUTUK WIRO. DIA CEPAT MENJEJAKKAN DUA KAKI KELANTAI, SIAP MELOMPAT KELUAR DARI LINGKAR KOBARAN API. TAPI ASTAGA! DUA KAKI TAK MAMPU BERGERAK! DUA TELAPAK KAKI LAKSANA DIPANTEK KE LANTAI!



SATUSEPERTI dituturkan dalam Episode "Sesajen Atap Langit", ketika berada di kawasan Candi Plaosan Lor, Wiro dan kawan-kawan kedatangan seorang perempuan muda cantik jelita mengaku bernama Ken Parantili dan merupakan selir pertama Penguasa atau Raja Negeri Atap Langit.

Gadis ini datang dengan duduk berjuntai di batang kayu pohon Beringin yang melayang di udara, membekal maksud meminta budi pertolongan Pendekar 212 untuk menyelamatkan dirinya dari pembunuhan yang bakal dilakukan oleh Penguasa Negeri Atap Langit.
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #181 : Selir Pamungkas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Komentar

Possitive_Negative

12 Hukum Universal, Ringkasan

                                                                   Picture. Ukuran Mutiara Laut by Kausalina                                    Budaya kuno selalu secara intuitif mengetahui tentang 12 hukum universal. Hukum-hukum tersebut dianggap sebagai hukum intrinsik dan tidak berubah di alam semesta kita yang sering dikaitkan dengan meditasi untuk kebebasan dan pencerahan. Hukum-hukum tersebut dapat dikaitkan dengan filsafat hermetis yang berasal dari tempat-tempat kuno seperti Mesir, Machu Pichu, dan bahkan budaya-budaya yang sekarang ditemukan yang sudah ada sebelum Banjir Besar. Daftar hukum kuno tersebut masih ada dan banyak orang di seluruh dunia masih menggunakannya hingga saat ini. Dipercaya, bahkan oleh ...

Mengenal Seni Shibori untuk membuat Kerajinan Jumputan Motif Kain Bangun Datar

 Sejarah Kain Jumputan Kain jumputan dikenal juga dengan sebutan kain pelangi. Pada zaman Sriwijaya, Sumatera dan Jawa dikenal dengan adanya kain patola sutera, sehingga dapat disimpulkan bahwa munculnya seni jumputan diperkirakan dengan masuknya kain sutera dan benang yang didatangkan dari Cina abad ke-7 sampai ke-8. Terdapat bukti sejarah tentang ditemukannya teknik batik jumputan di Indonesia yakni pada Prasasti Sima pada abad ke-10. Di Jawa, daerah yang mengembangkan Batik Jumputan ini adalah Solo, Yogyakarta, dan pekalongan. Dulu, batik ini diwarnai dengan pewarna alami, teman-teman. Batik Jumputan(Ikat celup ) atau dalam bahasa inggris dikenal tie- dye dan dalam bahasa jepang dikenal shibori. Shibori adalah teknik menghias kain atau bahan tekstil yang dilakukan dengan cara mencelup kain yang sudah diikat, dijahit, atau dilipat sesuai pola tertentu. Sedangkan jumputan adalah teknik batik yang menggunakan bahan perintang berupa batu, biji atau kelereng pada bidang kain lalu ika...

Fenomena Proses Kewirausahaan di Indonesia

  Source. Kausalina, 2025           Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023 mencatat bahwa jumlah wirausahawan di Indonesia mencapai lebih dari 56 juta orang. Namun, jumlah tersebut hanya sebesar 3,47 persen dari total penduduk Indonesia.            Selain itu, jumlah wirausahawan muda berusia 20-29 tahun masih cukup rendah, yakni sebesar 6,1 juta orang, atau kurang dari 11 persen dari total wirausahawan di Indonesia.           Angka tersebut jauh di bawah jumlah wirausahawan berusia 50 tahun ke atas yang tercatat sejumlah 23,9 juta jiwa, atau 42,68 persen dari total wirausahawan di Indonesia.           Saat ini Indonesia memiliki populasi anak muda yang sangat besar. Jumlah Generasi Z dan milenial di Indonesia melebihi setengah dari jumlah populasi Indonesia, dengan Generasi Z mencapai 74,93 juta jiwa dan generasi milenial mencapai 69,38 juta jiwa. ( https://w...